upati Purwakarta Dedi Mulyadi menyatakan budi pekerti dan keahlian siswa
layak menjadi standar kelulusan menyusul akan dihapusnya Ujian Nasional
(UN) oleh pemerintah.
"Jika Ujian Nasional dihapus, harus tetap ada standar kelulusan siswa. Budi pekerti dan keahlian siswa bisa menjadi standar kelulusan siswa," katanya, di Purwakarta, Senin.
"Jika Ujian Nasional dihapus, harus tetap ada standar kelulusan siswa. Budi pekerti dan keahlian siswa bisa menjadi standar kelulusan siswa," katanya, di Purwakarta, Senin.
















