Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menunggu instruksi pemerintah pusat,
yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayan, terkait usulan moratorium
atau penangguhan ujian nasional (UN) pada 2017.
"Itu (moratorium UN) kan baru di tingkat pusat, kita sih nunggu
instruksi saja dari pusat seperti apa," kata Ahmad Heryawan yang biasa
disapa Aher, setelah penandatanganan kesepakatan bersama pengembangan
Kawasan Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu, di Gedung Sate Bandung, Senin.
Ia menuturkan hingga saat ini belum ada sosialisasi kepada Pemprov
Jawa Barat dari Kemendikbud terkait rencana moratorium ujian nasional
pada 2017.
"Yang ada baru keputusan di tingkat pusat saja soal ini, kemarin
saya ketemu Pak Mendikbud, ya kita mah nunggu instruksi saja," kata dia.
Pada dasarnya, lanjut Aher, Pemprov Jawa Barat siap melaksanakan
moratorium UN jika ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
terlebih pada 2017 Provinsi Jabar akan melaksanakan alih kelola SMA
dari pemkab/pemkot ke pemerintah provinsi.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir
Effendy mengusulkan moratorium atau penangguhan ujian nasional (UN) pada
2017.
"Sudah tuntas kajiannya, dan kami rencana (UN) dimoratorium. Sudah
diajukan ke Presiden dan menunggu persetujuan Presiden," kata Muhadjir
ketika ditemui di kantor Kemendikbud, Jakarta.
Dia mengatakan alasan moratorium UN adalah karena pada saat ini UN
berfungsi untuk pemetaan dan tidak menentukan kelulusan peserta didik.
Kemendikbud ingin mengembalikan evaluasi pembelajaran siswa
menjadi hak dan wewenang guru, baik secara pribadi maupun kolektif.
Alangkah LUCUnya Negeri Kita
pendidikan
Gubernur Jabar tunggu instruksi Kemendikbud soal moratorium UN
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

EmoticonEmoticon